GAME ANDROID ACTION TERBAIK

  • Traps n Gemstones

Developer : Donut Games
Size : 30MB
Traps n Gemstones menawarkan pengalaman bermain game metroidvania penuh pada sebuah perangkat portabel. Kamu akan daiajak mengarungi dunia yang luas di dalam sebuah piramid yang penuh dengan tantangan dan jebakan.

Selain dunia yang luas, Donut Games juga telah menyediakan berbagai variasi di dalam game ini yang membuatnya dapat disejajarkan dengan game console sekalipun. Kemampuan dan jenis senjata sang arkeeolog yang menjadi tokoh utama dapat terus berkembang seiring dengan progres permainan. Variasi tantangan maupun musuh yang akan ditemui juga akan terus bertambah ketika menjelajahi lebih banyak ruang.

Yang lebih hebatnya lagi, segala kelebihan tersebut dibanderol dengan harga Rp60.000. Sebuah harga yang tidak mahal untuk sebuah game metroidvania keren dengan lama gameplay yang bisa mencapai puluhan jam bila memburu seluruh rahasia yang terdapat di dalamnya.

  • Grand Theft Auto: San Andreas

Developer : Rockstar Games
Size : 2.4GB
GTA San Andreas merupakan salah satu sejarah di dunia game open-world. Iterasi ketujuh dari seri GTA yang pertama kali dirilis di PS2 pada tahun 2004 ini disebut-sebut menghadirkan dunia yang sangat besar, bahkan lebih besar bila dibandingkan dengan GTA V terbaru sekalipun.

Versi mobile GTA San Andreas mampu mempertahankan semua hal yang terdapat di versi console maupun PC. Luas daerah untuk dijelajahi yang sangat masif serta cerita penuh intrik yang ada di dalamnya dapat ditampilkan dengan sangat baik, seolah-olah tidak ada bedanya dengan versi aslinya.

Rockstar tidak serta-merta melakukan porting versi console maupun PC ke dalam mobile. Mereka telah melakukan berbagai penyesuaian yang membuat permainan di perangkat portabel terasa nyaman. Dengan banderol Rp79.000, waktu gameplay yang bisa kamu nikmati mencapai tiga puluh jam lebih.

  • Implosion: Never Lose Hope

Developer : RayArk
Size : 1.3GB
Membutuhkan waktu bertahun-tahun bagi Rayark untuk mengembangkan dan akhirnya merilis Implosion. Melihat bagaimana hasil akhir game ini tampak, saya dapat mengatakan bahwa segala kerja keras yang mereka lakukan tidak sia-sia.

Implosion menghadirkan kualitas grafis 3D jempolan yang dapat disejajarkan dengan game serupa di console. Gambar latar yang detail serta efek cuaca meyakinkan membuat Implosion terlihat sangat keren ketika dimainkan.

Semua itu masih dilengkapi dengan aksi sang jagoan membabat para musuh dengan berbagai jurus serta kemampuan yang bisa ditingkatkan seiring progres permainan. Dengan banderol gratis untuk mencoba level-level awal yang diterapkan pada Implosion, tampaknya semakin sedikit saja alasan kamu untuk setidaknya mencoba game ini.

  • Shadow Blade

Developer : Crescent Moon Games
Size : 137MB
Dari sekian banyak game bertema ninja yang pernah kami mainkan, hanya beberapa yang memberikan pengalaman yang membekas di ingatan. Shadow Blade adalah salah satu dari sedikit game yang dijamin akan memberikan kepuasan bagi para pemainnya.

Keseruan dan kelincahan ninja di Shadow Blade akan mengingatkanmu pada game Shinobi klasik yang pernah dirilis di console 16-bit. Bahkan, kemampuan sang ninja di sini terlihat lebih keren berkat penampilan animasi super halus selama permainan.

Dengan banderol yang tidak mencapai Rp30.000, kamu bisa menikmati petualangan sang yang terbentang hingga puluhan level tanpa harus dipusingkan dengan IAP.
Share:

Review Shadow Blade – Mungkin Ini Game Ninja Terbaik Yang Pernah Saya Mainkan

Dari sekian banyak game ninja, mungkin hanya sedikit yang bagus untuk bisa terus kamu mainkan dan Shadow Blade adalah salah satunya. Sebenarnya, game besutan developer PC, Dead Mage ini sudah hadir lebih dulu di iOS pada pertengahan bulan lalu. Tapi baru beberapa hari yang lalu, Shadow Blade menyapa para pengguna Android. Walaupun sudah hadir iOS, saya tetap merasa game ini pantas untuk saya review bagi pembaca setia GiA. Mengapa? Karena Shadow Blade adalah game action platformer yang menjanjikan.
Kuro merupakan peran kamu dalam game Shadow Blade ini. Kuro yang kamu kendalikan adalah seseorang yang sedang dalam perjalanan menjadi Shadow Blade (ninja). Kamu harus membantu Kuro untuk mencari pengajaran dari satu-satunya guru yang masih hidup. Untuk itulah, kamu harus melewati berbagai macam rintangan yang ada di dalam game ini.
Seperti game action platformer kebanyakan, di Shadow Blade kamu juga diharuskan untuk mencapai garis finish dengan menggunakan sistem penilaian 3 bintang. Untuk mendapatkan 3 bintang, ada 3 kriteria yang harus kamu penuhi sepanjang kamu bermain. Yang pertama adalah kamu harus mencapai garis finish dalam waktu tertentu. Kedua, jumlah gold yang bisa kamu kumpulkan dan yang terakhir adalah berapa jumlah tulisan cina yang bisa kamu dapatkan.
Shadow Blade | Screenshot 1
Salah satu kelebihan yang ditawarkan developer di game ini adalah sisi kontrolnya. Ada 2 kontrol yang bisa kamu gunakan, yang pertama gesture dan kedua D-pad button. Jika kamu sering memainkan game action platformer, kontrol D-pad mungkin sudah sangat familiar bagi kamu. Yang mungkin akan memberikan pengalaman baru bagi kamu adalah gesture kontrol. Di kontrol ini kamu cukup tap dan hold layar sebelah kiri dan kanan untuk berjalan (berlari). Sedangkan untuk melompat, kamu tinggal swipe sesuai dengan arah lompatan kamu. Kedua kontrol di dalam game ini terbilang responsif walaupun kamu harus membutuhkan adaptasi ketika memilih menggunakan gesture kontrol.
Unsur action yang ada di dalam game ini juga akan memberikan pengalaman berbeda. Kamu akan bisa benar-benar merasakan kelebihan yang dimiliki seorang ninja yaitu kegesitan dan kecepatan dalam “menerkam” musuh-musuh menggunakan pedangnya. Karakter yang kamu mainkan bahkan terkadang bisa membunuh musuh dari jarak yang agak jauh dengan menarik musuh menggunakan tali terlebih dahulu sebelum membunuh menggunakan pedangnya. Kamu akan melihat aksi super keren yang akan ditunjukkan oleh si Kuro.
Selain ada 2 tipe musuh yang harus kamu bunuh (musuh dengan tipe ninja dan musuh menggunakan senjata), platform yang ada sudah pasti akan menjadi tantangan kamu selanjutnya. Ada platform berduri, ada platform yang mengeluarkan listrik, dan lainnya yang harus kamu lewati untuk mendapatkan gold ataupun tulisan cina. Tapi jangan mengira game ini akan mudah. Kamu akan sering menemukan kondisi dimana platform di sini seperti mustahil untuk dilewati.
Shadow Blade | Screenshot 2
Adanya sistem checkpoint di game ini menandakan kamu memang diharuskan untuk mencobanya berulang kali sebelum benar-benar bisa melewati rintangan yang ada di sini. Platform-platform yang ada di Shadow Blade ini juga akan membuat kelebihan ninja yang kamu mainkan semakin nampak, seperti berpindah dengan cepat dalam melompat dari satu dinding ke dinding lainnya.
Jika berbicara kualitas grafis yang ditawarkan oleh Shadow Blade, saya harus mengatakan grafis 2D game ini sangat baik. Selain setiap detail dari background yang bagus, efek ketika kamu mengalahkan musuh kamu juga keren. Apalagi sound yang diberikan juga sangat berhubungan dengan suasana ninja yang sering kamu tonton (mungkin). For your information, Dead Mage, developer game ini memiliki latar belakang sebagai pembuat game PC dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi, sehingga mereka bisa menghasilkan grafis dan presentasi sebagus ini.
Pengguna iOS harus menebus Shadow Blade sebesar Rp 19.000 sedangkan pengguna Android bisa mendapatkan game ini secara gratis dengan tambahan IAP untuk membeli full version game ini dengan harga $1.99. Awalnya, pengguna Android hanya bisa memainkan 7 level pertama secara gratis lalu jika kamu tertarik kamu bisa memutuskan untuk membeli versi penuh game ini atau tidak. Tenang, tidak ada iklan atau bahkan IAP lainnya di dalam game ini setelah kamu memutuskan untuk membelinya.
Shadow Blade | Screenshot 3
Total, ada sekitar 56 level yang bisa kamu mainkan jika memutuskan membeli game ini. Level-level tersebut terbagi dalam 5 chapter dengan 2 chapter khusus yaitu Hardcore dan Downtown. Yang membedakannya dengan chapter lainnya adalah rintangan yang akan kamu temukan lebih banyak jika bermain di 2 chapter khusus tersebut. Dengan menawarkan pengalaman berbeda ditambah banyaknya jumlah level yang bisa kamu dapatkan, maka saya rasa game ini pantas untuk kamu beli. Apalagi developernya sepertinya akan terus memberikan level baru ke depannya.
Akhir kata, Shadow Blade adalah sebuah game action platformer bertema ninja yang sangat mengagumkan. Kualitas gameplay dan grafis yang ada di sini akan memberikan pengalaman berbeda bagi kamu yang gemar dengan game bertema Ninja. Tentu saja, saya akan merekomendasikan game ini bagi kamu yang menyukai tantangan. Must Have!

[Sumber: https://id.techinasia.com/review-shadow-blade]
Share:

Review Implosion: Never Lose Hope – Tebas, Tikam, Dan Tembak Semua Alien Yang Menginvasi Bumi!

Dunia Paska Kehancuran Akibat Invasi Alien

Implosion – Never Lose Hope membawa saya ke bumi yang telah hancur akibat serbuan makhluk asing. Alkisah pada masa depan, sebuah bangsa asing dari planet lain yang dikenal dengan XADA menyerang bumi dan menghancurkan peradaban manusia. Mereka menyebarkan virus yang mengubah manusia menjadi semacam zombi di bawah kendali mereka. Sekelompok manusia yang tersisa kemudian melarikan diri dan hidup di stasiun luar angkasa.
Dua puluh tahun sejak insiden tersebut terjadi, stasiun luar angkasa menangkap sinyal aneh dari permukaan bumi. Jake dan Diana, sang protagonis beserta koleganya, ditugaskan untuk pergi ke bumi dan menyelidiki dari mana sinyal tersebut berasal. Namun apa yang mereka hadapi di bumi ternyata lebih dari sekadar alien saja.
Implosion Never Lose Earth 01 | Screenshot



Implosion Never Lose Hope Gameplay | Screenshot 03

Kerja Bagus, Rayark!

Implosion – Never Lose Hope merupakan game hack and slash yang dikembangkan oleh Rayark Inc, developer di balik game rhythm seperti Deemo ataupun Cytus. Game ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 silam dan akhirnya dirilis secara resmi pada bulan April 2015. Jejak rekam pengembangan selama itu membuat saya menaruh harapan yang cukup besar pada Implosion. Dengan rasa gembira saya dapat mengatakan bahwa impresi yang saya dapat ketika menonton trailer Implosion di YouTube maupun ekspektasi yang timbul setelahnya semua dapat dijawab dengan baik oleh developer.
Kamu akan berperan sebagai seorang prajurit bernama Jake yang ditugaskan ke permukaan bumi. Walau hanya diterjunkan sendirian, ia dilengkapi dengan baju zirah mutakhir yang disebut dengan War Mech generasi ketiga. Belum apa-apa, saya sudah terkesima dengan desain baju zirah yang terlihat sangat keren ini. Ketika melihat kemampuannya, saya pun semakin takjub!

Senjata Pamungkas Umat Manusia: Baju Zirah War Mech Generasi Ketiga

War Mech 3 merupakan senjata mutakhir dengan fungsi bertahan dan menyerang yang lengkap. Pemakai baju zirah ini akan dilindungi oleh medan perisai tak kasatmata yang dapat mencegah kerusakan langsung pada peralatan ini. Namun, bukan berarti perisai sakti ini tidak membuat pemakai baju zirah kebal terhadap semua serangan. Apabila kekuatan perisai habis terpakai, maka sebisa mungkin Jake harus menghindar sambil menunggu bar perisai terisi kembali atau tewas di medan perang.
Bertahan terus menerus tidak akan membawa progres dalam misi di permukaan bumi. Oleh karena itu, War Mech 3 juga memiliki kemampuan menyerang yang tidak kalah dahsyat. Jake yang menggunakan baju zirah tersebut bisa mengeluarkan berbagai kombinasi serangan untuk membabat musuh yang menghadang. Tidak hanya itu saja, War Mech 3 juga dilengkapi dengan tiga jurus spesial yang bisa dilepaskan ketika telah menebas sejumlah musuh. Apabila Jake dikepung oleh musuh, maka ia juga bisa mengambil jarak dan menggunakan senapannya untuk menghancurkan musuh dari jarak jauh.
Implosion Never Lose Hope War Mech | Screenshot

Implosion Never Lose Hope Boss Battle | Screenshot

Variasi Musuh Dan Kustomisasi Senjata

Setelah memainkan game beberapa lama, saya jadi mengerti mengapa baju zirah yang dikenakan oleh Jake didesain sedemikian canggih. Para alien yang harus ia hadapi memiliki berbagai pola serangan dan kemampuan. Alien XADA level rendah hanya akan berjalan tertatih-tatih menghampiri Jake, namun beberapa monster memiliki ketangguhan luar biasa yang bahkan memiliki perisai tak kasatmatanya sendiri. Bila kamu berhasil melewati semua musuh standar tersebut, maka siap-siaplah menghadapi karakter bos berukuran raksasa di akhir setiap campaign!
Keseruan menghadapi musuh-musuh yang variatif dan tangguh di sini mengingatkan saya pada game hack and slash lain yang tidak kalah keren!
Semakin jauh progres permainanmu dalam menyelesaikan setiap misi yang diberkan, maka musuh-musuh yang kamu hadapi juga akan semakin tangguh. Untungnya baju zirah yang dikenakan Jake dapat ditingkatkan lagi kekuatannya dengan menggunakan berbagai modul. Modul-modul ini bisa didapatkan di akhir setiap level ataupun dengan cara mengklaimnya ketika jumlah lencana yang didapat setelah menyelesaikan misi khusus di setiap level tercukupi. Modul upgrade yang bisa dikenakan memiliki berbagai macam fungsi, mulai dari mempertinggi stat hingga memberikan jurus-jurus khusus. Kamu bebas memasang dan menggabung-gabungkan berbagai modul yang ada untuk disesuaikan dengan gaya bertarung yang kamu sukai.


Kontrol Yang Butuh Penyesuaian Dalam Grafis Yang Memukau

Pengendalian karakter di dalam permainan juga tergolong mudah dan responsif. Kontrol dibagi ke dalam dua sisi layar. Sentuhan pada sisi kiri akan mengaktifkan tombol virtual untuk mengendalikan Jake. Sentuhan pada sisi kanan akan mengaktifkan berbagai serangan. Desain tombol-tombol virtual pada layar dirancang agar mudah dicapai dan dieksekusi. Awalnya saya cukup kerepotan mengendalikan pergerakan Jake dengan leluasa. Namun setelah beberapa jam memainkan dan membiasakan diri, saya bahkan berhasil melewati beberapa level tanpa kehilangan sedikit pun nyawa.
Semua aksi seru yang saya sebutkan tadi dikemas dalam grafis 3D dengan efek suara yang meyakinkan. Saya memainkan versi iOS dengan menggunakan iPad mini retina, dan saya sama sekali tidak pernah mengalami penurunan frame rate bahkan saat dikepung oleh belasan musuh yang memenuhi layar. Grafis 3D yang ditampilkan juga tampak tajam dan meyakinkan, dengan kualitas yang tidak kalah dengan game console masa kini. Kita juga disuguhi animasi cerita yang walau sederhana, tetap terlihat apik dengan sulih suara profesional.
Implosion Never Lose Hope Gameplay | Screenshot 02

Implosion Never Lose Hope | Artwork


Implosion Never Lose Hope | Artwork 03

Jadi Tunggu Apa Lagi?

Satu hal yang mungkin memberatkan adalah banderol dari game ini yang tidak bisa dibilang murah untuk platform mobile. Kamu harus merelakan uang sekitar Rp120.000 untuk menikmati aksi Jake dan kawan-kawan hingga akhir. Berbeda dari versi iOS, versi Android dari game ini dapat diunduh secara cuma-cuma. Kamu baru diminta untuk membayar IAP supaya dapat mengakses keseluruhan game setelah menamatkan beberapa level awal. Namun menurut saya, skema seperti ini adalah hal yang wajar untuk dipakai pada Implosion – Never Lose Hope karena dengan demikian gamer bisa menikmati keseluruhan isi game tanpa harus terganggu dengan iklan maupun opsi IAP di dalamnya.
Implosion – Never Lose Hope adalah game hack and slash yang dibuat dengan brilian. Kamu dapat menikmati aksi pertempuran yang seru ketika membabat aliran musuh dengan berbagai jurus dan opsi serangan. Hampir tidak ada aspek di game ini yang tidak saya suka. Apabila kamu adalah gamer mobile yang menyukai aksi seru dan memiliki uang lebih, maka Implosion – Never Lose Hope adalah game yang saya rekomendasikan!

 [Sumber: https://id.techinasia.com/review-implosion-never-lose-hope]
Share:

Review GTA: San Andreas – CJ Memang Tidak Pernah Mengecewakan Kamu

CJ is back!! Bagi kamu para fans Grand Theft Auto: San Andreas (GTA: SA) pasti mengenal tokoh legendaris yang satu ini. Menurut hasil penghlihatan saya di komentar-komentar mengenai GTA, CJ adalah salah satu karakter favorit GTA sepanjang masa. Lebih hebohnya, kali ini CJ (yang bernama lengkap Carl Johnson) akan bertualang di negara bagian San Andreas melalui gadget iOS dan Android kamu!
Game ini meneruskan kesuksesan GTA III dan GTA Vice City yang sama-sama porting-an dari konsol PS2 yang pada masanya game ini sangat booming dan hampir di setiap rental PS2 saat itu selalu ada yang bermain GTA: SA sehingga membuat saya reflek geleng-geleng kepala.
Awalnya saya sempat berpikir bahwa game ini akan sangat berat dimainkan di platform mobile mengingat luasnya dunia beserta fitur-fitur yang disediakan, namun ternyata HP Android Samsung Galaxy S2 yang sudah muncul sejak 2011 masih mampu memainkan game yang satu ini dengan lancar (walaupun kualitas grafis pada Galaxy S2 sedikit diturunkan dibanding smartphone sekelas Galaxy S4 ke atas).

Gameplay

Saya yakin bahwa sebagian besar yang membaca artikel ini pasti pernah bermain GTA: SA di konsol atau PC, di paragraf-paragraf awal saya akan menceritakan kembali mekanisme game yang sama persis seperti versi konsolnya, hitung-hitung sebagai bahan nostalgia dan mengingat kembali masa-masa keemasan GTA: SA. Namun Bagi kamu yang masih fasih dengan mekanisme gameplay GTA: SA, kamu bisa langsung baca paragraf ini untuk mempersingkat waktu kamu.
GTA San Andreas | Screenshot 1
Di game yang bersetting di tahun 1992 ini, kamu akan berperan sebagai CJ yang terpaksa pulang kampung ke San Andreas karena ibunya wafat karena ditembak oleh kawanan geng bernama Ballas. Di kampung halaman tersebut itulah kamu petualangan kamu benar-benar dimulai karena kamu ingin membalas dendam kematian ibu kamu dengan bantuan geng The Groove sekaligus berhadapan dengan para polisi korup yang selalu ingin memeras kamu.
Dalam mencapai tujuan kamu, kamu akan bermain dengan gameplay sandbox disertai misi-misi yang berkaitan dengan storyline yang sangat mengagumkan (hampir semua game GTA memiliki story yang mengagumkan). Yang bisa kamu lakukan dalam mode sandbox dari hal yang tidak penting sampai ke hal yang penting sekalipun, contohnya mencuri mobil untuk sekedar berjalan-jalan di tengah kota, memukuli para pejalan kaki hingga pingsan untuk diambil uangnya, menjadi supir taxi, pacaran, melakukan fitness supaya badan kamu makin kekar+berstamina tinggi, menjadi pencuri, melakukan aktivitas gangs wars untuk memperluas wilayah kekuasaan kamu, dst.
GTA San Andreas | Screenshot 2
Dari story mission-nya pun tidak kalah menarik, dibandingkan seri-seri GTA lain kamu terkadang harus melaksanakan misi yang sangat unik di mana kamu harus mencuri kaset rekaman secara mengendap-endap sambil melakukan stealth kill (membunuh secara diam-diam), membakar kebun ganja, terbang dengan jetpack, dll.
Karena ini versi porting dari konsol ke mobile, mari kita menuju ke pembahasan yang membedakan versi mobile dengan konsolnya. Saya merasa hasil GTA: SA mobile dari segi sistem dan kontrol feelnya sudah terasa pas untuk mobile dan secara gamblang game ini dipoles sedemikian rupa ke arah yang lebih kasual (hal tersebut tentu adalah hal yang bagus).
Kalau pada versi konsolnya ketika kamu gagal dalam sebuah misi, mau tidak mau harus mengulang misi dari awal, maka di versi mobile ini kamu memperoleh fasilitas checkpoint yang bisa menghemat waktu kamu apabila kamu menemui kegagalan dalam sebuah misi. Kamu juga dapat menembak secara auto aim dimana kamu tidak perlu repot-repot melakukan aiming yang sangat menjengkelkan, cukup tekan & tahan tombol tembak maka CJ akan otomatis menembak musuh yang terdekat dengannya dengan sangat akurat. Dan saking kasualnya, saya merasa kenaikan skill senjata, stamina, dan driving kamu lebih cepat dibanding konsolnya dan kembali itu adalah hal yang sangat pas untuk game di Android dan iOS.
GTA San Andreas | Screenshot 3
Sistem autosaving yang disematkan di game ini juga sangat membantu, kamu tidak perlu repot-repot lagi harus berjalan jauh ke safehouse hanya untuk melakukan save game, setiap kali kamu melakukan close application game ini akan selalu melakukan save game terlebih dahulu tanpa sepengetahuanmu, jadi ketika kamu membuka lagi game ini maka kamu akan langsung berhadapan dengan posisi terakhir di mana kamu berdiri. Simple namun sangat memanjakan, bukan?
Kemudian pengaturan tombol-tombol mencuri mobil, mengganti radio, berlari, mengganti kamera, hingga tombol pause pun sudah diletakkan secara matang sehingga nyaman untuk dipakai di layar sentuh. Bahkan saking bagus penempatan tombolnya, saya hampir tidak pernah mengalami masalah klasik tombol touchscreen yaitu salah tekan tombol (contohnya maksud hati ingin menekan gas, yang tertekan malah tombol rem).
GTA San Andreas | Screenshot 4
Sedikit melenceng ke game sejenis lain, bagi saya Gangstar Vegas yang benar-benar didesain untuk kasual gamer dan memiliki harga yang sama pun harus rela tunduk kepada fitur-fitur kasual yang disediakan oleh GTA: SA mobile. Apa yang diberikan Gangstar Vegas masih kalah nyaman dibandingkan dengan GTA: SA mobile dan dari segi cerita pun kembali Gangstar Vegas harus bertekuk lutut dengan kemegahan yang diberikan GTA: SA.

Presentation

GTA San Andreas | Screenshot 5
Mengingat GTA: SA pertama kali muncul di konsol pada tahun 2004, pastinya kita-kita yang hidup di tahun 2010 ke atas akan merasa risih apabila Rockstar masih menampilkan grafis yang sama persis dengan versi konsolnya mengingat kualitas game-game mobile di tahun 2012 ke atas sudah melampaui kualitas grafis konsol PS2 dan sejawatnya.
Beruntung versi mobile-nya kali ini mendapatkan perlakuan ekstra dimana grafis GTA: SA di overhaul sehingga mampu menampilkan warna yang lebih tajam, karakter model yang lebih bagus, dan kualitas shadow yang lebih mendetil. Meski grafisnya tidak sekeren Dead Trigger 2 atau Infinity Blade III, hal tersebut bisa dimaklumi karena GTA: SA lebih menekankan ke sisi gameplay open world yang akan terlampau berat apabila grafisnya dibuat luar biasa.
Dalam urusan sound, hampir tidak ada perbedaan dibanding versi konsolnya. Yang lebih membahagiakan lagi, seluruh channel radio di versi konsol semuanya dibawa ke versi mobile. Seperti yang kita ketahui bahwa lagu-lagu di radio GTA:SA yang bisa kamu nikmati saat di dalam kendaraan- sangat enak didengarkan dan jumlahnya sangat bervariasi mulai dari lagu rock, classic, metal, dst. Hitung-hitung lagu-lagu tadi bisa semakin membawa kamu semakin menikmati kemegahan game yang versi konsolnya dibuat pada tahun 2004 ini.

Pricing & IAP

GTA San Andreas bisa kamu unduh melalui App Store (bagi para pemakai gadget iOS) atau melalui Google Play (bagi para pemakai gadget Android). Harga yang dipatok untuk dapat menikmati game ini adalah sebesar Rp. 69.000 di App Store dan $6.99 di Google Play.
Untuk harga yang tergolong tinggi tersebut, dapat dikatakan bahwa kamu sangat worth it apabila kamu memutuskan untuk membelinya karena playtime game ini mencapai 30 jam lebih. Hitungan matematisnya adalah 69.000 / 30 jam = Rp 2.300 per jam, itu pun baru sebatas menamatkan misi utamanya saja, belum sampai ke tahap menyelesaikan misi-misi sekunder seperti mengumpulkan collectible item, menyelesaikan misi balapan, atau memenangkan semua wilayah perang geng.
Yang lebih membuat worth it lagi adalah tidak adanya IAP di game ini, jadi kamu tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan biaya tambahan untuk membeli IAP.

Verdict

Rockstar membangkitkan kembali GTA: San Andreas di dunia mobile dan mereka melakukannya dengan luar biasa. Mereka tidak hanya sekedar ‘main copas’ tanpa ditambahi bumbu-bumbu yang pas dengan ‘arena mobile’ tetapi mereka menambahkan fitur-fitur yang sederhana namun tepat sasaran. Sebelas dua belas dalam urusan grafis, kualitas grafis yang disuguhkan bisa dikatakan masuk dalam kategori memuaskan. Walaupun tidak terlalu keren, namun usaha overhaul grafis yang dilakukan Rockstar patut mendapat apresiasi tersendiri.
Dapat dikatakan setelah kurang lebih 10 tahun berlalu, CJ kembali dengan sensasi yang tidak kalah luar biasanya dibandingkan versi konsolnya. Yang sedikit kurang pas dengan atmosfir di Indonesia adalah size download yang terlalu besar yaitu 1,5GB. Kamu harus ekstra sabar menunggu download hingga selesai karena rata-rata kecepatan internet di Indonesia kurang memiliki kecepatan yang memadai. Namun saya yakin ketika download kamu selesai, rasa bosan menunggu kamu pasti terbayarkan dengan kualitas game yang kamu mainkan.
At last but not least, harga Rp. 69.000 yang dipatok juga sebanding dengan playtime yang kamu dapatkan nantinya, so jangan ragu untuk segera membeli GTA: San Andreas di gadget iOS dan Android kamu!

[Sumber: https://id.techinasia.com/]
Share:

Review Traps n’ Gemstones – Petualangan Seru Dalam Piramida Dari Donut Games

Sejatinya saya tidak perlu perkenalan panjang lagi mengenai developer game satu ini. Pasalnya hampir semua game yang dikerjakan oleh Donut Games tidak ada yang pernah mengecewakan saya. Belum lama ini, tepatnya tanggal 23 Juli lalu, Donut Games kembali dengan game mereka yang ke-39 yaitu Traps n’ Gemstones. Sebagian dari kamu mungkin juga sudah banyak yang membaca ulasan akan game satu ini. Namun jika kamu masih ragu, maka ijinkan saya untuk meyakinkan kamu mengapa kamu perlu mencoba masterpiece yang satu ini.
Traps n’ Gemstones adalah game yang mengusung genre metroidvania. Bagi kamu yang tidak tahu apa itu metroidvania, ia merupakan salah satu genre game platfomer 2D yang menekankan pada unsur eksplorasi action-adventure di dalamnya. Dalam game ini kamu akan bermain sebagai seorang ‘Indiana Jones’ bukan
jomblo ngeneslho ya :P. Oke, sebenarnya kamu adalah seorang arkeolog freelance dan ahli eksplorasi yang diundang ke Mesir untuk memecahkan misteri. Kamu diminta untuk menemukan dan meletakan kembali 25 relic yang hilang sesuai pada tempatnya masing-masing.


Permainan akan dimulai dengan menuruni piramida menggunakan sebuah lift, kamu akan menolong beberapa suku Badui yang diikat oleh sekelompok orang tak dikenal. Mereka akan membantu kamu dalam game ini dengan memberikan sedikit petunjuk mengenai apa yang harus kamu lakukan selanjutnya. Kontrol yang digunakan tergolong mudah dan sama seperti game platformer kebanyakan yaitu d-pad movement dengan tombol jump, scroll, dan action. Pada awalnya kamu tidak akan dibekali dengan senjata apa pun. Kamu akan menelusuri area-area yang ada dalam piramida ini dengan tangan kosong.
Sayangnya ada beberapa area yang dilengkapi dengan musuh di dalamnya, dan tanpa adanya senjata kamu tidak akan bisa melewati area tersebut dengan selamat. Kalau begitu, sudah saatnya kamu untuk berpindah ke area lainnya dan menemukan sesuatu yang bisa kamu gunakan untuk melawan musuh-musuh tersebut. Sama seperti game Metroidvania lainnya, map dalam Traps n’ Gemstones juga akan terbuka secara otomatis seiring kita bermain.



Senjata yang akan kamu dapatkan pertama kali dalam game ini adalah cambuk. Berbagai musuh seperti mumi putih, mumi ungu, kelelawar, laba-laba, dan lainnya akan banyak kamu temukan dalam game ini. Sayangnya tidak semua musuh bisa kamu hancurkan dengan cambuk. Sebagai contoh ikan piranha, kamu tidak bisa menggunakan senjata ketika berada dalam air. Oh iya, saya lupa menjelaskan kalau kamu juga bisa berenang dalam game ini. Pada akhirnya nanti, kamu juga bisa menemukan pistol yang lebih memudahkan kamu dalam menumpas musuh.
Area yang bisa kamu eksplorasi tergolong cukup luas dan karena ini game metroidvania, beberapa area juga hanya bisa dibuka setelah kamu mendapatkan kemampuan baru atau setelah kamu menempatkan relic yang hilang pada tempatnya. Sayangnya kamu tidak akan pernah tahu di mana kamu harus menempatkan berbagai relic tersebut sampai kamu mencobanya sendiri satu per satu pada setiap altar yang ada.

Mencambuk sudah, berenang sudah, menembak bisa, lantas apa lagi? Area yang akan kamu telusuri dalam game ini juga tergolong variatif. Selain area berair, Traps n’ Gemstones juga memiliki banyak area lainnya seperti area super gelap. Bisa saja kamu berspekulasi untuk terjun dalam lokasi tersebut, namun kamu pasti akan mati tanpa membawa obor bersama kamu. Ada juga area yang mewajibkan kamu untuk mengendarai kereta bawah tanah hingga beragam area tersembunyi lainnya yang menyimpan simbol kuno yang bisa kamu kumpulkan. Ya, selain mengumpulkan relic dan gemstones, kamu juga bisa mengumpulkan lebih dari 50 simbol kuno di sini.
Berbeda dengan mengumpulkan relic yang hanya mengandalkan kunci, mengumpulkan simbol membutuhkan kesabaran dan trik serta coba-coba di sini. Kamu bisa saja melihat simbol yang tergantung di situ, namun tidak tahu harus bagaimana untuk mengambilnya. Kamu perlu untuk mendapatkan skill khusus lebih dahulu yang mengizinkan kamu untuk dapat melihat platform yang tak terlihat secara kasat mata atau mungkin memang tidak bisa diambil dari area tersebut (ada jalur khusus).
Traps n Gemstones | Screenshot 4
Untuk segi presentasi, saya tidak bisa bilang grafis yang digunakan Traps n’ Gemstones buruk, sama sekali tidak. Grafis yang digunakan memang ‘khas’ Donut Games bergaya retro, namun amat pas untuk game metroidvania seperti ini. Musik pengiring yang digunakan juga tergolong pelan dan lebih menonjolkan pada sound effect yang dikeluarkan saat kamu melompat, mengambil gemstones, maupun melawan musuh. Namun sekali lagi saya katakan itu memang pas untuk digunakan dalam game ini.
Traps n’ Gemstones bisa kamu unduh dengan membayarkan sejumlah Rp 35.000 (diskon 40% sampai akhir Juli (hari ini)) untuk platform iOS, Rp 55.000 untuk platform Android, dan $4.99 (Rp  57.785) untuk versi Windows. Tentu saja setelah membelinya, kamu tidak akan menemukan embel-embel IAP lainnya di dalamnya.
Berkata apakah harga tersebut pantas atau tidak, tentu saja iya. Sangat amat pantas, mungkin kamu akan berkata itu mahal. Oke itu sedikit mahal, dan kamu sedih kenapa tidak ada diskon untuk versi Android. Ya saya memaklumi itu, oke kamu boleh senang sekarang. Namun bagi kamu yang pengguna iOS, dengan banderol harga Rp 35.000 sekarang, Traps n’ Gemstones adalah salah satu game metroidvania terbaik yang pernah ada untuk iOS dan sangat disesalkan jika kamu sampai melewatkan masterpiece dari Donut Games yang satu ini.

[Sumber: https://id.techinasia.com/] 
Share:

Blog Archive

Text Widget

Unordered List